
Menghubungkan Beda Vlan | Router On The Stick
Caranya agar Komputer – komputer yang berbeda vlan dapat saling berkomunikasi. Untuk dapat menghubungkan antar vlan dapat dilakukan dengan beberapa cara , yang tentunya harus menggunakan device jaringan yang berada di layer 3 , seperti Router dan Switch layer 3. Fungsinya untuk dijadikan gateway ketika mengirim paket data
Alat dan Bahan
Berikut ini adalah alat dan bahan yang digunakan saat praktik Konfigurasi Router On The Stick
| No | Nama Alat dan Bahan | Satuan | Jumlah Satuan | Keterangan |
| 1 | Komputer PC / Laptop | Unit | 1 | |
| 2 | Aplikasi Packet Tracer 7 | Unit | 1 |
Topologi Jaringan

Keselamatan Kerja
Kegiatan praktik Konfigurasi Router On The Stick harus mengikuti aturan keselamatan kerja berikut
- Berdo’a sebelum kegiatan praktik di mulai
- Menggunakan alat praktik sesuai fungsinya dengan baik
- Mengikuti arahan dan tugas dari guru/instruktur
- Jika ada yang belum dimengerti bisa bertanya ke guru/instruktur
- Berdo’a setelah kegiatan praktik selesai
Langkah Kerja
Lab 14. Menghubungkan beda vlan | Router on the Stick
Masih menggunakan topologi yang sebelumnya cuman kita menambahkan satu router , untuk konfigurasi melanjutkan yang sebelumnya jadi kita tinggal menghubungkan Switch ke Router
Pertama letakan Router Seperti Topologi dibawah dengan menyambung ke Fa0/4 Switch 1
Lalu setelah itu kita masuk ke Switch dan hubungkan Switch1 ke Router menggunakan fitur Trunk

Setelah itu kita masuk ke Router untuk melakukan konfigurasi, memberikan Gateway ke masing masing Vlan dengan interface yang terhubung nya hanya satu , caranya kita membuat 2 gateway yang berbeda network , Cek interface dari Router tersebut dengan command seperti gambar dibawah.

lalu setelah itu kita kita membuat sub interface sebanyak jumlah vlan yang ingin dilewatkan . jadi nantinya IP dari Sub-interface inilah yang akan dijadikan Gateway untuk masing masing Vlan
Caranya buka Router lalu masuk kedalam interface yang terhubung ke Switch , lalu kita tambahkana Sub interface di dalamnya dan jangan lupa berikan IP Gateway dan Subnetmask

untuk lebih jelasnya keterengan sebagai berikut:
- No shutdown = Yang berarti “Tidak Mati” , artinya kita akan menghidupkan interface tsb.
- Int Fa0/0.10 = angka “10” itu adalah nomer dari vlan nya. Jadi kita akan membuat sub-interface untuk vlan 10
- Encapsulation dot1q = artinya kita akan membuat jenis enkapsulasi nya menjadi 802.1q. Dia Cisco terdapat 2 jenis enkripsi yaitu ISL dan 802.1q , namun jenis ISL tidak semua perangkat support dengan enkripsi itu , jadi enkapsulasi dot1q lah yang lebih banyak dipakai.
Setelah itu kita buat juga sub interface untuk Vlan 20 agar bisa saling terhubung , caranya tidak jauh berbeda dengan cara yang diatas cuman disini kita cuman memmbedakan VLan dan IP addressnya saja, kita konfigurasi kan di dalam interface fa0/1

lalu setelah itu kita cek lagi IP dari interfacenya dan pastikan di interface Fa0/1 sudah terhubung dengan vlan10 dan 20

setelah itu kita setting IP di masing masing PC dengan memberikan alamat Gateway , untuk IP kita bisa gunakan IP yang sudah ada pada topologi atau bisa sesaui kebutuhan .
PC 1 Vlan 10

PC 2 Vlan10

PC 1 Vlan20

PC 2 Vlan20

Masuk ke tahap pengetesan dengan cara melakukan ping ke gateway/Router dulu, lalu cek ke Client yang berbeda Vlan apabila Reply semua berarti kongigurasi berhasil .
PIng PC 1 ke semua IP yang ada


Kesimpulan
Dengan fitur Router on the stick membantu dan memudahkan kita untuk menghubungkan 2 vlan / 2 IP address yang berbeda oleh itu kita harus menggunakan device cisco yang berada di layer 3 seperti Router dan Switch yang bekerja di layer 3, fungsinya agar dijadikan gateway ketika mengirim paket data.